Warisan budaya
Muara Takus Compound Site masuk Tentative List UNESCO sejak 2009 dengan kategori budaya dan diajukan oleh Pemerintah Indonesia.
Warisan budaya, pariwisata, bentang Sungai Kampar Kanan dan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pengembangan kawasan.
Candi Muara Takus merupakan salah satu aset budaya utama Kabupaten Kampar dan menjadi pusat pengembangan pariwisata di wilayah desa.
Muara Takus Compound Site masuk Tentative List UNESCO sejak 2009 dengan kategori budaya dan diajukan oleh Pemerintah Indonesia.
Media Center dan PPID Kabupaten Kampar mencatat berbagai program penataan, kunjungan kerja dan penguatan digitalisasi pariwisata di kawasan Candi.
Sungai Kampar Kanan merupakan bagian penting bentang alam Muara Takus dan memiliki kaitan langsung dengan sejarah permukiman kawasan.
Pengembangan pariwisata membuka ruang bagi UMKM, jasa kunjungan, kuliner, perdagangan dan kegiatan masyarakat sekitar kawasan. Data ESDM Januari 2026 juga mencatat subpenyalur LPG 3 kg yang beralamat di Desa Muara Takus.
Pemerintah Kecamatan XIII Koto Kampar pada Juli 2026 meninjau lahan masyarakat untuk rencana pengembangan kawasan Candi dengan menekankan transparansi, musyawarah dan kesejahteraan masyarakat setempat.